Langsung ke konten utama

COVID - 19, HARAPAN PEMUDA DESA KEPADA IBU BUPATI


Dari penyebaran virus covid 19 yang membuat resah seluruh dunia, karena virus ini sudah lumayan mengurangi populasi manusia di era Digital.

sebagai pemuda desa yang memiliki Keresahan terhadap lingkungan di sekitarnya, tentunya harapan yang banyak di tumpukan kepada pihak stacholder dari pusat sampai tingkat daerah, dalam segi penanganan dan pencegahan virus.

karena sebagai pemuda desa dan masyarakat untuk sekarang tidak bisa melakukan sesuatu yang membantu dan berperan banyak menangani persoalan virus, ditambah banyak kota-kota besar sudah melakukan lockdown dan pemerintah sudah mengeluarkan anjuran WFH atau semua aktivitas dilakukan dirumah.

namun keresahan dan paranoit dalam masyarakat sangat nampak dan nyata, ditambah masih banyak aktivitas yang tidak bisa di bendung karena faktor kebutuhan rumah tangga.

andai saja, sebagai pemuda desa bisa memberikan surat cinta untuk ibu bupati yang menjadi tumpuk pimpinan di daerah, khususnya di lebak.

saya ingin mengajukan saran untuk pemerintah daerah lebak bisa memfasilitasi setiap puskesmas tingkat desa atau tingkat kelurahan, agar bisa melakukan tes atau deteksi virus covid 19, agar kita tidak menduga-duga, dan menganggap remeh virus ini, kita juga bisa mengetahui llingkungan kita aman atau tidak atau keluarga kita aman dan tidak nya dari bahaya virus covid 19.

setelah diketahui siapa saja yang terdeteksi harap penanganan dan proses penyembuhan di maksimalkan di tingkat daerah karena jika semua di serahkan penanganannya kepusat, akan menjadi penumpukan pasien dan penanganan akan melambat, sedangkan yang kita ketahui virus itu sangat cepat menyebar nya, maka jika penanganan yang lambat akan mengakibatkan dampak terdeteksi semakin banyak.

agar kita sebagai masyarakat bisa mengetahui lingkungan kita aman atau tidak, setelah itu baru masyarakat di berikan education untuk menjaga kesehatan dan pola interaksi.

sehingga bisa membuat tenang masyarakat dan jalur pendapatan masyarakat tidak terganggu untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya masing-masing.

jangan sampai pasar, warung, toko, dan tempat bagaimana mereka bekerja seperti tukang ojeg atau buruh pikul mati total agar kebutuhan pangan tidak terganggu.

hanya harapan pemuda desa yang ditumpukan kepada ibu bupati, yang semoga suara ini di dengar dan segera dilakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKHIR CERITA

Karya : Angga Bakri Kubuka handphone ku, terlihat suatu notifikasi yang melintas di atas layar handphoneku. Kali ini bukan tentang cinta atau wanita, tetapi tentang persahabatan yang penuh cerita.  Dan kulihat isi pesan Whatsapp Berjejer chat chat dan perbincangan yang ntah belum ku baca di dalam group chat lama itu, ada satu chat yang menurutku menarik perhatianku, yaitu berkumpul bersama layaknya dulu. Canda dan tawa bercurah di group WhatsApp kelas kala itu. Dan akhirnya ada seseorang sahabat yang menentukan hari dan tanggal untuk kita semua bertemu. Senin-18-Mei  waktu yang sudah ditentukan untuk acara itu Rasaku ingin cepat bertemu, kurindu sekali canda dan gurau para sahabatku. Sesampainya di malam senin kubuka kembali whatsapp itu dan semuanya sepakat, Ujar dari satu sahabat: semua sepakat besok acara tidak boleh gagal.  Balas ku :siap ceesss Tepatnya di bulan puasa, dan aku memilih bukber kali ini kita adakan acara bakar bakar aja ya. ...

Perjalanan bersama Kawan berjuang

Penulis : BAKRI CERPEN Sedikit dokumentasi tentang perjalanan ini. Membaca tidak akan membuang waktumu dengan sia sia! Terbangun dari tidurku dan bermimpi entah itu mimpi apa terasa tidak jelas, Aku menengok teras hanya ada buku dan puntung rokok sisa semalam ditemani gitar tuaku. Lalu kulihat ibuku yang sedang membersihkan halaman rumah, Akupun bergegas pergi ke kamar mandi 12:00 kumulai menggendong ranselku Dan memakai pakaian yang biasa aku pakai untuk mendaki menghampiri satu teman ku. 14:00 aku mulai menemui kedua teman ku dengan berboncengan. Sebelum berangkat, enggang bertanya padaku, Tanya enggang padaku: ga kamu tau uangku?? Balasku: "entah" Ternyata uangnya sebesar 50rb hilang entah kemana. Lalu aku menengok jam yang semakin sore seperti seakan akan waktu diputar lebih cepat, aku mulai bergegas berangkat meninggalkan desa sejuta cerita, agar aku bisa melupakan dia, dia yang telah memilih harta dibanding cinta. Setelah sekitar satu setengah j...

Tarhib RAMADHAN Ke - 4

Komunitas Remaja Islam Binuangeun (KORIB) Gelar Tarhib Ramadhan Ke - 4 di Mesjid Darul Muttaqien, Binuangeun Desa Muara Kecamatan Wanasalam Lebak- Banten. Jum'at (30/04/2021). Misbahudin, Ketua Umum Mengatakan, bahwa kegiatan ini salah satu bentuk untuk bagaimana mendidik, bibit generasi muda Binuangeun untuk mempunyai jiwa kompetitif,  dan bisa bersaing di kemudian hari. Lanjutnya, Kegiatana Ini masih di ikuti oleh putara Daerah Binuangeun Semoga Kedepannya bisa di ikuti oleh putra dan putri Se Lebak Selatan. Candra Killa Jaya Diningrat, Selaku Ketua Pelaksana Mengatakan dalam Sambutannya Bahwa Tarhib Ramadhan ke 4 ini, Terdiri Dari Berbagai Agenda Kegiatan, diantaranya ada Perlombaan, seperti MTQ, PILDACIL, adzan, kaligrafi dan Kreativitas masyarakat. Lanjut nya, Agenda Berbagai Berkah Seperti stand takjil Gratis, Santunan anak yatim. Agenda Sore Berkah seperti Kultum one day one hadist sekaligus buka bersama dan ngabuburit di Mesjid.   turut hadir juga Bapak Endang Fauhuro...