Penulis : karya Misbahudin
Tanpa angin dan hujan, malam ini semakin terasa dingin layaknya dia yang dekat dalam bayang namun sulit tuk digenggam.
Dingin mencekam hatipun risau padanya yang enggan memberi kabar dan yang ku tau memang tidak pantas untuk beri kabar.
Hatipun turut gelisah yang tidak karuan dibarengi dengan rindu yang entah kapan punya tujuan.
Hujanpun tak kunjung reda seolah memberi isyarat padanya bahwasanya aku membutuhkan kehangatan rindu yang semakin mendingin.
Malam pun semakin larut dengan segelas kopi pahit jadi teman dikala sepi menanti dia yang masih dalam hayalan.
Wahai angin yang berhembus, buatlah iya sejuk tanpa dingin yang mengigil, dan titip salam padanya buatlah rinduku punya tujuan

Komentar