Langsung ke konten utama

Sebelah mata tak cukup memperoleh makna


Oleh 
Ayuni Afrilliani

" كيف اخاف من الفقير و انا عبد الغني "
_Bagaimana aku takut dengan kemiskinan sedangkan aku adalah hamba dari sang maha kaya_

Pernah gak nemu tulisan ini di gerobak abang abang penjual di jalanan? Di gerobak kholah penjual syai? Atau di baqolah² di pasar? 

Awal nya acuh sama tulisan itu, baca sekilas dan gak berpikir untuk mau tahu. Iya bodoh kali akal ini padahal aku di karuniai mata sempurna untuk melihat dan kecakapan bahasa untuk memaknai.

Dan sekarang. 
Aku tahu betapa indah makna yang bisa di ambil dari situ yaitu hidup di dunia tidak memandang siapa yang kaya dan siapa yang berkecukupan karna kekayaan hanya milik Allah semata, Dan jangan pernah takut akan kemiskinan karna kita adalah hamba dari Dzat yang maha kaya.

Bagi mereka yang berfikir bahwa kekayaan bukan hal yang harus di perebutkan dan tidak takut akan jatuh miskin, merekalah orang orang yang sadar bahwa kekayaan hanyalah titipan semata, karna itulah pelajaran yang bisa kita ambil seberapa banyak harta yang kita punya sesungguhnya ada hak orang lain di dalam nya, jadi jangan berbangga akan banyaknya harta tapi takutlah karna tidak bisa menggunakan dengan baik titipan Allah. 

Usaha. 
Iya, usaha adalah ikhtiar kita untuk memperoleh pundi-pundi uang. Sah-sah saja ketika kita menginginkan kekayaan, namun tetap disana ada faktor-faktor yang dapat mengantarkan kita untuk menjemput rizki. Salah satunya dengan berbisnis. Tidak mengesampingkan sebab-sebab yang dapat mendatangkan rizki seperti berdoa, namun tetap berikhtiar untuk mendapatkannya. Maka seseorang hendaknya selalu yakin bahawasanya sebesar apa usaha yang ia lakukan maka sebesar itu pula hasil yang akan ia dapatkan.

Ingat. 
Rizki tidak akan tertukar~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKHIR CERITA

Karya : Angga Bakri Kubuka handphone ku, terlihat suatu notifikasi yang melintas di atas layar handphoneku. Kali ini bukan tentang cinta atau wanita, tetapi tentang persahabatan yang penuh cerita.  Dan kulihat isi pesan Whatsapp Berjejer chat chat dan perbincangan yang ntah belum ku baca di dalam group chat lama itu, ada satu chat yang menurutku menarik perhatianku, yaitu berkumpul bersama layaknya dulu. Canda dan tawa bercurah di group WhatsApp kelas kala itu. Dan akhirnya ada seseorang sahabat yang menentukan hari dan tanggal untuk kita semua bertemu. Senin-18-Mei  waktu yang sudah ditentukan untuk acara itu Rasaku ingin cepat bertemu, kurindu sekali canda dan gurau para sahabatku. Sesampainya di malam senin kubuka kembali whatsapp itu dan semuanya sepakat, Ujar dari satu sahabat: semua sepakat besok acara tidak boleh gagal.  Balas ku :siap ceesss Tepatnya di bulan puasa, dan aku memilih bukber kali ini kita adakan acara bakar bakar aja ya. ...

Tarhib RAMADHAN Ke - 4

Komunitas Remaja Islam Binuangeun (KORIB) Gelar Tarhib Ramadhan Ke - 4 di Mesjid Darul Muttaqien, Binuangeun Desa Muara Kecamatan Wanasalam Lebak- Banten. Jum'at (30/04/2021). Misbahudin, Ketua Umum Mengatakan, bahwa kegiatan ini salah satu bentuk untuk bagaimana mendidik, bibit generasi muda Binuangeun untuk mempunyai jiwa kompetitif,  dan bisa bersaing di kemudian hari. Lanjutnya, Kegiatana Ini masih di ikuti oleh putara Daerah Binuangeun Semoga Kedepannya bisa di ikuti oleh putra dan putri Se Lebak Selatan. Candra Killa Jaya Diningrat, Selaku Ketua Pelaksana Mengatakan dalam Sambutannya Bahwa Tarhib Ramadhan ke 4 ini, Terdiri Dari Berbagai Agenda Kegiatan, diantaranya ada Perlombaan, seperti MTQ, PILDACIL, adzan, kaligrafi dan Kreativitas masyarakat. Lanjut nya, Agenda Berbagai Berkah Seperti stand takjil Gratis, Santunan anak yatim. Agenda Sore Berkah seperti Kultum one day one hadist sekaligus buka bersama dan ngabuburit di Mesjid.   turut hadir juga Bapak Endang Fauhuro...

KORIB GALANG DANA DENGAN ANGKLUNG BANSEL UNTUK KORBAN TERTIMPA MUSIBAH POHON KELAPA

KOMUNITAS REMAJA ISLAM BINUANGEUN (KORIB), Galang dana untuk korban rumahanya tertimpa pohon kelapa dikampung kananga Desa Muara- Binuangeun  Sabtu (08/072020) Keaktifan para Pemuda/i Binuangeun untuk bagaimana bisa membantu keluarga yang tertimpa musibah, dan hal ini menjadi sorotan publik di daeraha Desa Muara Binuangeun. Dengan adanya gerakan pemuda/i yang melakaukan gerakan sosial ini bisa memotivasi para kaum muda lainnya, untuk bagaimana bisa melakakukan kebaikan dan melakukan hal-hal positif. ketua umum KORIB, Misbahudin Mengatakan hal ini dilakuakan bukan semata-mata bentuk Ria dan lain sebagainya, kami melakukan hal ini hanya ingin membantu meringankan beban keluarga tersebut, karena untuk membantu tidak harus menunggu kita mampu dulu. semoga hal ini menjadi kegiatan positif dan menginspirasi kaum muda lainnya untuk melakaukan hal yang bermanfaat